![]() |
| Gambar ilustrasi |
WAJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan melaksanakan pembangunan dan peningkatan infrastruktur di 16 titik lokasi pada tahun anggaran 2026.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Wajo, Ibnu Hasyim, mengungkapkan hal tersebut saat dikonfirmasi awak media ini, pada Rabu (22/7/2026). Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wajo.
BACA JUGA :
Nanik Deyang Mengundurkan Diri Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Prof. Handam Bantah Flyer Dukungan untuk Bupati Gowa, Tegaskan Bukan Sikap Resmi UIN Alauddin
Adapun 16 titik yang akan dikerjakan Pemkab Wajo pada tahun 2026 meliputi:
Tosora – Aluppang
Jalan Kelurahan Malakke
Raddae – Lawara
Sompe – Walennae
Lampulung – Baleng
Ujung Tanah – Kading
Keera – Babana
Tadangpalie – Toddangsalo
Arajang – Minangatellue
Tingaraposi – Minangatellue
Lamata – Gilireng
Dalam Kota Maniangpajo
Atapangnge – Aluppang
Assorajang – Jalan Beringin
Dalam Kota Sengkang
Jembatan Abbanderangnge.
Ibnu Hasyim mengatakan, pelaksanaan pekerjaan di sejumlah titik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi akses utama masyarakat.
"Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Wajo dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur bagi masyarakat. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
BACA JUGA :
Pengajuan Klaim JKM Sejak 2024 Tanpa Kejelasan, Warga Soroti Manajemen BPJS Ketenagakerjaan Wajo
Dengan adanya pembangunan di 16 titik tersebut, Pemkab Wajo berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, serta akses transportasi menjadi lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
