GARDAMEDIA || WAJO - Aksi pencurian kembali meresahkan warga BTN Grand Hill 1 Atakkae terutama bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Salah satu gerai milik warga di blok G dikabarkan menjadi korban pencurian orang tak dikenal, pada Senin, (18/05/26) dini hari.
Berdasarkan keterangan korban, sejumlah uang yang tersimpan di laci dan rokok dicuri. Pelaku melancarkan aksinya dengan cara merusak dinding berbahan seng flat dengan menggunakan gunting.
"Masuk lewat samping, kemudian masuk mengambil rokok Surya, Sempurna, Clasmild, Urban Melon masing 1 slot/pak, serta uang tunai berkisar dia ratus ribu rupiah," ucap korban Kepada ENews Indonesia. Senin, (18/05/26) malam
"Kemungkinan jam 3 subuh, karna sekitar jam 2 saya masih bersih-bersih didalam rumah," sambungnya
Terpisah, warga di blok lain juga mengeluhkan aksi pencurian berupa sendal, celana, baju hingga sarung bali.
Kondisi ini kemudian memantik reaksi warga setempat. Mereka meminta pihak kepolisian melakukan giat patroli di wilayah rawan pada jam rawan.
Sementara, Personil Kepolisian Sektor (Polsek) Tempe merespon cepat aduan warga dengan mendatangi TKP.
Kanit Patroli Polsek Tempe, Aipda Robby Gunawan saat mendatangi tkp langsung melakukan serangkaian pemeriksaan serta menggali informasi dari warga sekitar.
Selanjutnya, pihak kepolisian mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi.
"Kami arahkan korban untuk melaporkan secara resmi di Polsek," ucap Aipda Robby.
Ia menegaskan bahwa polres wajo berkomitmen untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi setiap warga.
Sementara Bhabinkamtibmas Atakkae, Bripka Ilham Jaya Sakti, menghimbau agar warga tetap waspada dengan situasi saat ini.
"Tetap waspada dan laporkan segera bilamana terjadi peristiwa serupa maupun hal-hal yang mengganggu situasi kamtibmas," katanya
Sementara, warga Grand Hill 1 Atakkae, mengapresiasi langkah preventif dari kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas, ini merupakan bukti bahwa polri selalu hadir ditengah-tengah masyarakat.

