gardamedia.online

Eksistensi Bissu di Tanah Bone Sebagai Pemimpin Ritual Adat Bugis

Bissu Bone


GARDAMEDIA || BONE - Keberadaan Bissu sebagai pemimpin ritual budaya bugis kuno masih eksis di kalangan masyarakat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Meskipun telah mengalami perubahan peran dibandingkan masa lalu. Bissu masih tetap dipercaya sebagai pelengkap kegiatan budaya suku Bugis.

Syamsul Bahri (Puang Matoa Ancu), Bissu Sessunwiru, menilai bahwa keberadaan Bissu masih memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat Bugis, terutama dalam konteks budaya dan tradisi.

Menurutnya, sejak dahulu Bissu memiliki peran penting sebagai penjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan dunia spiritual, yang menjadi bagian dari filosofi hidup masyarakat Bugis.

“Bissu itu menjaga keseimbangan, baik hubungan antar manusia, dengan alam, maupun dengan dunia spiritual,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pada masa lalu, peran Bissu sangat luas dan tidak hanya terbatas pada ritual adat, tetapi juga terlibat dalam berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat. Namun saat ini, keberadaan Bissu lebih sering terlihat dalam kegiatan seremonial seperti upacara adat dan peringatan hari jadi daerah.

Bissu, dipercaya sebagai orang suci yang menjadi penghubung antara manusia dan pencipta dan dianggap memiliki pengetahuan tentang berbagai tradisi dan kearifan hidup. Bahkan pada masa lalu, Bissu sempat memegang peran sangat penting dalam berbagai kegiatan ritual dan upacara adat.


أحدث أقدم