gardamedia.online

Menelisik Proyek Penataan Taman Dirujab Bupati Wajo. Komisi III Akan Turun Sidak.


GARDAMEDIA || WAJO - Komisi III DPRD kabupaten Wajo dalam waktu dekat akan melakukan sidak pada proyek kontruksi pengerjaan penataan taman rujab bupati Wajo. Senin, (17/11/25).

Dilansir dari dari laman RADARSULSEL.CO.ID, ketua komisi III DPRD Wajo, Andi Bayuni Marzuki akan turun langsung mengecek proyek tersebut.

" Kami beserta anggota komisi lll segera menjadwalkan, untuk turun ke lokasi guna melakukan pengecekan serta memeriksa dokumen dokumen proyek itu, jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, kami akan hentikan kegiatan tersebut,". Tegasnya.

Ia menyayangkan jika benar adanya proyek penataan taman rumah jabatan (Rujab) bupati di kerjakan oleh oknum kontraktor yang belum menandatangani kontrak setelah di nyatakan sebagai pemenang lelang.

"Kalau memang belum dinyatakan sebagai pemenang lelang berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan, sebaiknya pihak kontraktor tidak melakukan aktivitanya yang bisa berdampak hukum nantinya,". Kata Andi Bayuni.

"Kami juga akan memperjelas apa alasan sehingga pihak rekanan berani melakukan aktivitas sebelum melalui proses lelang sebagaimana telah dipersyaratkan,". Tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Ditengah seruan efisiensi anggaran dan seruan transparansi yang digaungkan pemerintah pusat, sebuah daerah yang memiliki luas 2.506,19 km² justru memilih bertolak belakang. Dimana, terdapat proyek bernilai menggiurkan telah dikerjakan sebelum adanya proses lelang tender.

Ironinya, lokasi proyek itu berada dalam kawasan rumah jabatan orang nomor wahid di Bumi Lamaddukelleng. Sebuah tempat yang harusnya memberi energi positif malah menyimpan cerita yang memilukan.

Berdasarkan data yang didapatkan dari sumber terpercaya, proyek tersebut telah dikerjakan dan berjalan lebih dari sepekan.

"Proyek dikerjakan sebelum proses lelang memberi sinyal kuat adanya pengaturan hitam di balik meja pejabat," ungkap, IA (Inisial) kepada media ini. Jumat, (14/11/25).



Lebih baru Lebih lama